Wednesday, October 19, 2016

30 yo and Single

Masih soal menikah,


Sebagai seorang perempuan dewasa, karir mapan dan terlihat cukup umur sering dong ditanya umurnya sudah berapa Bu atau Mba atau Neng ?? dan biasanya akan dijawab dengan malu-malu atau kadang ga jawab cuma senyum-senyum yang kadang juga lebih extreme dijawab denga nada marah" ngapain sih tanya-tanya umur?" hhahaha.. langsung galaw
kegalawan yang ga akan berakhir kecuali kemudian menikah, banyak dari kita para perempuan di 21st century ini memilih atau memang belum dapat jodoh di umur 30-an, apa itu salah, atau aib ?
lupakan... disini bukan masalah salah atau benar ,Aib atau bukan, disini masalah Rezeki Jodoh dan Takdir, ya ini bukan nasib buruk ko, kalo nasib buruk kita sebagai  manusia yang dikasih akal pikiran pasti bisa merubahnya hanya kalo menurut saya ini adalah takdir jalan hidup dan proses yang harus dijalani, apa bedanya dengan Menikah muda, sama saja toh, kadang ada yang menikah muda karena pengen dan memang sudah ada calonnya juga tuhan sudah mengijinkan, jika itu adalah keinginan atau tekanan kaya di jodohin sama ortu. semua itu sebuah proses yang harus dijalani, nah sedangkan perempuan-perempuan seperti kami ini yang kadang sudah berusaha keras untuk mendapatkan seseorang yang bisa diajak menikah  ternyata memang belum diijinkan tuhan ya ga bisa dipaksa, jadi ini sekali lagi bukan kesalahan atau aib.


Saya punya seseorang kaka angkat perempuan, dia pintar, cantik dan pada saat memasuki umur 30-an sudah punya pacar yang serius, saking seriusnya mereka sampai punya tabungan, rumah dan tanah yang dibeli berdua tanpa tahu akan berakhir bersama atau ga, karena pada saat itu terus terang semua orang mempertanyakan mereka yang sudah berpacaran hampir 3 tahun, saya sendiri pun bingung kenapa mereka ga menikah aja ? ternyata memang namanya jodoh itu kapan dipertemukan dalam ijab Kabul ga ada yang bisa tau waktunya, dan kaka saya ini berkahir dengan pacarnya dipelaminan ketika dia berumur 37 tahun dan menginjak usia pacaran 10 tahun.


Tuhan itu maha penyayang memang, dalam hal ini banyak sering kita baca perempuan yg menikah telat itu susah punya anak, tetap kaka saya ini langsung dikasih rezeki hamil dan setahun kemudian punya anak perempuan cantik sehat dan bahkan melahirkan secara Normal, jadi teman-temanku sesama perempuan yang merasa telat menikah just do it your best for your life aja dulu, sambil usaha, ya punya pacar dulu kali stepnya haha, kalo belum dapat juga ya gapapa, Tuhan punya rahasianya sendiri mempertemukan kita dengan siapa dan kapan serta bagaimana caranya, proses hidup tetap berjalan toh, so Be the best you can do to make life happy.


Kalo saya sendiri ditanya apakah sering galau atau sedih, oh so pasti itu, tapi life goes on, saya ga bisa mengeluh terus dan ga melakukan apa-apa, saya tetap berusaha bahagia, tetap bermimpi dan melaksanakan semua rencana-rencana hidup saya yang lain, masih banyak ko goal saya dalam hidup selain menikah. Saya sendiri punya pacar  yang biasa saya  panggil dia Lelakiku, apakah kami serius, sangat serius trus kenapa ga menikah aja, huhh ternyata ga segampang itu ketemu orang, saling tertarik  kemudian pacaran dan menikah, banyak sekali ternyata permasalahan yang harus diselesaikan bukan hanya soal Rohani yaitu hati dan persamaan keyakinan tapi juga soal Materi, kita ga mau munafikkan bahwa kita perlu materi untuk go through di dunia fana ini, jadi itu akan jadi sebuah masalah kalo kita sendiri ga punya kesamaan visi dan misi, ga mau kan dibilang makan tuh cinta. hehe.


Setiap orang punya standard berbeda dalam hidup, life style menjadi ukuran dan ini bisa menjadi masalah kecil atau bhakan pemicu sebuah pernikahan tidak berhasil, bukan hanya hal final seperti Perceraian tapi bisa lebih buruk dari itu, banyak berita karena ekonomi orang sudah ga bisa berpikiran jernih, ibu suicide ngajak anaknya, suami bunuh istri, atau anak bunuh orang tua, ngeri kan
ihh amit-amit deh.., jadi jangan takut juga dibilang  Cewek Matre, hukumnya Wajib.. hehe tapi diingat juga kadar matrenya ya,  sesuai apa ga dengan keadaan, situasi dan kondisi.


Well semua orang berharap bisa mendapatkan atau mencapai goalnya secara normal menurut masyarakat kebanyakan tapi sekali lagi setiap orang punya jalan dan proses hidup berbeda, jadi enjoy your life is only once tough , keep Happy !!!!




 

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...